Pengajian Pertama Kantor

Alhamdulillah kemarin dikantor berlangsung pengajian kantor perdana yang diisi oleh ust. Abdur Rohim Boesat. Lc, dari namanya memang sangat asing ditelinga saya, namun ketika bertemu rasanya pernah melihat ust. abdur disuatu tempat.

Dari materi yang dibawakan sudah terlihat jelas sudah bahwa beliau sudah cukup lama bergelut di dunia dakwah atau bisa saja disebut veteran mengingat memang usianya memasuki jangkuan seorang “kakek”, selain membawakan pengajian dengan tema “Perubahan” ust. Abdur mengarahkan kita agar tidak sia-sia dalam mengisi waktu karena Allah selalu menekankan pentingnya/berharganya waktu itu sehingga pada Al-quran Allah bersumpah dalam waktu, seperti wadduha, walfajr, wassubhi, wallail, wannahar, dll. dimana huruf “Wauw”  yang digunakan adalah “Wauw” taukid (penekanan).

Sebagai mana yang tertulis pada AlQuran, surat Al-Inshiqaq ayat 19 yang artinya “Sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan)” dalam arti dalam kehidupan ini kita akan berkembang dalam berbagai macam aspek seperti sehingga pasti akan mengalami Perubahan-perubahan yang secara garis besar:

  • Waktu
  • Tempat
  • Fisik
  • Hati

Pertanyaannya adalah apakah ke cedrungan kita mengarah ke yang lebih baik atau sebaliknya. dan akan pada diposisi mana kita ketika nyawa kita dicabut.

 

Tidak jarang juga ust. abdur menanyakan beberapa istilah yang sering dipakai oleh kita namun ketika ditanya maknanya kita pun masih meraba-raba, yang paling mengena adalah istilah “Berkah” sebagaimana biasanya kita bilang “Harta yang berkah”, “Umur yang berkah”, dll.  Makna dari berkah adalah “sesuatu yang dapat menambah ketaqwaan/kedekatan kita terhadap Allah”.  Sehingga jika kita berkata “Semoga harta ini menjadi berkah” dalam artian semoga melalui perantara “harta yang dititipkan” dapat mendekatkan diri kepada Allah.

 

Wallahu A’lam.

Advertisements

Catatan Insomnia #1

(Tulisan ini diketik bebas sambil menunggu adzan subuh ditengah kutukan insomnia melanda).

Teringat pada saat waktu kecil gw dulu dimana waktu untuk melek ketika malam hanya dibatasi sampai jam 21:00 saja dengan patokan acara wajib pasti ada disemua channel TV yaitu “Dunia Dalam Berita” yang biasanya suka memotong film box office seru, para “petinggi-petinggi keluarga” (disingkat ppk) dengan kompaknya menggiring tidur padahal kemampuan mata untuk melek masih bisa diuji sampe tengah malem berbekal charge tidur siang (dengan paksaan tentunya 😦   ).

Continue reading “Catatan Insomnia #1”

Tahun baru 2015

Selamat datang tahun baru dengan gemerlap kembang api dan sorak sorai terompet, Dengan ramai petasan bak sedang ada ditengah peperangan, memang terus terang saya tidak bisa tidur karena suara itu namun saya cukup terkesima dengan warna-warna kembang api meskipun hanya melihat dari jendela rumah saja.

Ada banyak hal yang menarik dan tidak terduga pada tahun sebelumnya (2014), mulai dari pekerjaan baru meskipun pada tempat yang lama :D, belajar hal-hal baru, bertemu dengan orang yang spesial bagi saya 🙂 dan berbagai hal-hal baik yang positif sebagai acuan untuk dikembangkan dan yang negatif untuk diperbaiki.

Memang cukup terasa sedih dan haru karena ada terdesir pertanyaan didalam hati “Saya sudah ngapain dan apa saja yang didapat pada satu tahun ini ?”, memang bercampur aduk rasanya pada saat menapak tilas jika ditarik lagi tahun ke tahun sebelumnya. Saya akan menjadikan saya yang dahulu sebagai pelajaran dan ukuran saya untuk kedepannya, masih ada janji besar yang tertunda.

Secara garis besar resolusi saya ditahun baru ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari sisi ibadah, pergaulan & silaturahmi, mempelajari hal-hal baru. dimana tiada hentinya dengan harapan semoga Allah mempermudah saya dalam mewujudnya harapan-harapan yang sudah terdaftar pada checklist saya :). Aminnn